RSS

Aplikasi anti-skid pada lapisan coating

26 Jul

Anti-skid atau biasa orang-orang menyebutnya sebagai aggregate banyak digunakan pada proyek-proyek konstruksi (umumnya) bangunan laut. Dimana fungsi anti-skid/aggregate adalah sebagai tambahan atau bagian lapisan coating pada walkway agar orang saat berjalan diatasnya tidak mudah terpeleset.

Anti-skid/aggregate yang umum digunakan adalah garnet, silicon, alumunium oxide. Yang memiliki ukuran (mesh) cukup besar sekitar 1mm-2mm.

Lalu bagaimana cara mengaplikasikan anti-skid/aggregate tersebut pada lapisan coating?
Let’s share..

Oke, sekarang contohnya kita punya suatu sistem lapisan painting dengan konfigurasi,
Primer : epoxy primer 100microns.
Second : epoxy high build 250microns.
Third : epoxy high build 250microns.
Top : polyurethane 50microns.

Lakukan surface preparation seperti biasa kemudian dilanjutkan dengan cat primer 100microns lalu tunggu sesuai interval coating-nya sebelum masuk lapisan kedua. Lanjutkan dengan aplikasi second 250micron lalu tunggu sesuai interval coating-nya sebelum masuk lapisan ketiga.

Lanjutkan aplikasi lapisan ketiga dengan spray tipis sekitar 150microns (dari total 250microns yang seharusnya diaplikasi) dan dilanjutkan dengan menaburkan material anti-skid/aggregate saat cat masih basah.

image

*Note: metode yang dipakai pada bahasan ini adalah menaburkan anti-skid/aggregate bisa menggunakan alat khusus, atau bisa menggunakan kaleng/botolkosong yang diberi lubang bagian bawahnya, dan jangan menaburkan dengan tangan kosong (memangnya kita mau memberi makan burung, heheee…).

Setelah semua bagian rata ditaburkan anti-skid/aggregate, lanjutkan dengan spray third coat 100microns sisanya.

image

*Note: saat aplikasi lapisan sisanya ini, jangan sampai melewati waktu wet on wet dari third coat tersebut. Lalu biarkan hingga selesai interval coating-nya sebelum masuk lapisan top coat.
*Note: metode yang lain adalah aplikasi lapisan sisanya ini dilakukan setelah lewat interval coating-nya. Alias tunggu cat sampai kering dulu. Namun kelemahannya jadi lebih lama waktu tunggunya.

image

Sebelum aplikasi top coat, gunakan sapu untuk menghilangkan debu/partikel kecil dari anti-skid/aggregate yang gampang terlepas. Lalu lanjutkan aplikasi top coat seperti biasa.

image

Mungkin itu sedikit sharing untuk aplikasi anti-skid/aggregate dari saya,

Salam coating.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 26 Juli 2015 in All about Coating

 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: